Menu Close

Mulai Oktober 2021 Aplikasi PeduliLindungi Tidak Wajib

aplikasi-pedulilindungi

Mulai Oktober 2021, aplikasi Care for Protection tidak menjadi wajib, berikut 11 aplikasi pengganti salah satunya GOJEK. adalah

aplikasi-pedulilindungi

Saat ini, wabah Covid-19 sudah mulai mereda. Sebagian besar wilayah Indonesia juga sudah keluar dari zona merah bahkan sudah masuk PPKM Level 1.

Aktivitas masyarakat juga sudah normal kembali. Pedagang, toko. Mal bioskop dan beberapa lembaga publik juga sudah mulai dibuka kembali.

Namun, untuk memasuki suatu kawasan atau fasilitas dan angkutan umum, pemerintah tetap menetapkan aturan bahwa warga harus bisa menunjukkan kartu vaksinasinya melalui aplikasi PeduliLinde.

Aplikasi tersebut saat ini digunakan oleh hampir 9 juta pengguna dengan 48 juta unduhan dan sekitar 55 juta pengguna bulanan.

Rupanya pemerintah masih belum matang mengingat tidak semua warga memiliki smartphone.

Yang sudah memilikinya pun belum tentu memiliki kuota internet, penyimpanan internal HP yang cukup untuk mendownload aplikasi, termasuk ketersediaan jaringan internet di tempat umum.

Di sisi lain, pelaksanaan vaksinasi yang masih di bawah 50 persen dari total penduduk Indonesia, masih belum memungkinkan untuk secara kaku melakukan penerapan tindakan perlindungan tersebut.

Dalam konteks ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memperbarui beberapa fungsi aplikasi PeduliLinden sehingga dapat diakses melalui beberapa aplikasi lain yang sebagian besar akan tersedia di ponsel pada awal Oktober.

Dalam rangka pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Bersama (PPKM), penerapan care protection tidak lagi diperlukan atau menjadi prasyarat untuk bepergian dengan kereta api dan pesawat.

Sebagai gantinya, negara menyediakan beberapa opsi aplikasi sebagai pengganti aplikasi perlindungan perawatan.

Setiaji menambahkan, Kemenkes telah berkoordinasi dengan berbagai platform digital lainnya untuk menambah fungsionalitas pada aplikasi PeduliLinden.

Nantinya, fungsi-fungsi aplikasi PeduliLinden akan dapat diakses melalui berbagai aplikasi yang biasa digunakan oleh masyarakat, seperti: B. Aplikasi ojek online, bioskop dan platform transaksi.

Aplikasi PeduliLinden akan digunakan sebagai alat pembayaran digital, kata pengamat ekonomi.
Aplikasi PeduliLinden akan digunakan sebagai alat pembayaran digital, kata pengamat ekonomi.

Berikut daftar aplikasi yang akan ditautkan ke aplikasi PeduliLinden:

  • 1. JAKI
  • Gojek
  • 3. Raih dirimu sendiri
  • 4. Tokopedia
  • 5. Traveloka
  • 6. Tiket
  • 7. Dana
  • 8. Bioskop XXI
  • 9. LinkAja
  • 10. PENDENGAR
  • 11. Hidup Mandiri

Kepala Dinas Transformasi Digital Departemen Kesehatan, Setiaji, mengatakan status tes antigen, PCR smear, dan sertifikat vaksin dapat ditentukan melalui 11 permintaan di atas.

Dengan hanya memasukkan data NIK di aplikasi, maka status dan kondisi kesehatan seluruh warga terkait COVID-19 dapat diketahui.

Keputusan itu dinilai bijaksana. Meski sudah banyak masyarakat Indonesia yang memiliki smartphone, namun masih banyak juga masyarakat yang belum memiliki akses terhadapnya.

Jadi kita harus mencari jalan tengah untuk mengatasi ini. Keputusan pemerintah tersebut akan berdampak baik bagi masyarakat Indonesia yang ingin berwisata. ***

Sumber :